LHOKSEUMAWE – Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Diskusi Publik dan Workshop yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Tapanuli Tengah Sibolga (IMATAPSI) Lhokseumawe-Aceh Utara bersama L-KAHPEE. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Transformasi Ekonomi Daerah dan SDM Unggul melalui Perumusan Kebijakan yang Inovatif dan Berbasis Data”. Forum ini diikuti oleh mahasiswa dan peserta dari berbagai unsur untuk membahas isu-isu strategis serta menggali gagasan dalam mendukung pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk bertukar pandangan, menyampaikan gagasan, serta memperluas wawasan terkait tantangan pembangunan daerah di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Lhokseumawe menyampaikan bahwa keterlibatan generasi muda dalam forum diskusi menjadi bagian penting dalam melahirkan ide dan pemikiran yang konstruktif. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memiliki peran sebagai kelompok intelektual, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan terhadap berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi masyarakat.
A. Haris juga menekankan pentingnya membangun budaya berpikir kritis, objektif, dan berbasis data dalam merumuskan berbagai gagasan maupun rekomendasi kebijakan. Dengan dukungan data yang akurat dan pemahaman terhadap kondisi masyarakat, berbagai ide yang lahir dari forum diskusi diharapkan dapat menjadi masukan yang lebih relevan dan dapat dipertimbangkan dalam mendukung proses pembangunan daerah.
Lebih lanjut, transformasi ekonomi daerah menurutnya perlu diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kemajuan ekonomi tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya dan peluang investasi, tetapi juga pada kemampuan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menciptakan inovasi, serta memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia.
Ia berharap mahasiswa dapat terus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif yang berorientasi pada pengembangan kapasitas diri dan kemajuan masyarakat. Forum seperti Diskusi Publik dan Workshop IMATAPSI dinilai dapat menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai pemikiran dari kalangan mahasiswa, akademisi, organisasi kepemudaan, masyarakat, serta unsur lainnya sehingga tercipta pertukaran gagasan yang lebih luas.
“Pemerintah Kota Lhokseumawe sangat mengapresiasi kegiatan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi dan menyampaikan gagasan. Semoga forum ini dapat melahirkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif, inovatif, dan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Sekda juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara generasi muda dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan yang mendorong peningkatan kapasitas, kreativitas, kepedulian sosial, serta partisipasi generasi muda dalam pembangunan.
Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kegiatan Diskusi Publik dan Workshop yang dilaksanakan IMATAPSI bersama L-KAHPEE dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang turut berkontribusi dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan.
Melalui forum-forum seperti ini, diharapkan lahir gagasan baru yang dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan transformasi ekonomi daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong terciptanya pembangunan Kota Lhokseumawe yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
.png)