Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, mengajak keluarga dan satuan pendidikan memperkuat pembiasaan hidup sehat bagi anak sejak usia dini. Pesan tersebut disampaikan di sela-sela kunjungannya ke TK Negeri Pembina Banda Sakti, Rabu (9/9/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026.
Yulinda mengatakan, pembiasaan hidup sehat perlu dibangun sejak anak berada pada usia dini melalui lingkungan keluarga dan satuan pendidikan. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dan menyenangkan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Menurutnya, aktivitas fisik pada anak usia dini tidak harus berbentuk olahraga yang terstruktur. Bermain, berjalan, berlari, melompat, menari, maupun melakukan berbagai permainan yang melibatkan gerak dapat menjadi sarana bagi anak untuk tetap aktif sekaligus mengembangkan kemampuan motoriknya.
“Pembiasaan hidup sehat perlu dimulai sejak dini. Anak dapat dikenalkan dengan aktivitas fisik melalui kegiatan bermain yang menyenangkan, sehingga bergerak menjadi bagian dari keseharian mereka,” ujar Yulinda.
Ia menambahkan, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan tersebut. Orang tua dapat memberikan contoh pola hidup sehat sekaligus menyediakan waktu dan ruang bagi anak untuk bermain dan melakukan aktivitas fisik, termasuk mengurangi waktu anak yang terlalu banyak dihabiskan dengan perangkat digital.
Selain keluarga, lingkungan satuan pendidikan juga memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak. Menurut Yulinda, satuan PAUD perlu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan mendorong anak untuk aktif bergerak serta bereksplorasi sesuai dengan tahapan perkembangannya.
“Sekolah dan keluarga harus berjalan bersama. Lingkungan yang mendukung akan membantu anak tumbuh secara lebih optimal, bukan hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga kesehatan, fisik dan sosialnya,” katanya.
Dalam kunjungan ke TK Negeri Pembina Banda Sakti, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe turut melihat aktivitas dan lingkungan belajar anak. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang mendukung kebutuhan tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Momentum Haornas 2026, lanjut Yulinda, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran bersama bahwa budaya hidup sehat dan aktif perlu ditanamkan sejak usia dini. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terbentuknya generasi yang sehat, aktif, produktif dan memiliki karakter positif.
Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mendorong penguatan ekosistem pendidikan anak usia dini melalui sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan dan keluarga. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan anak memperoleh lingkungan yang mendukung tumbuh kembang dan pemenuhan kebutuhan mereka sejak usia dini.
.png)