Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Terima Audiensi Kepala BPS, Siap Dukung Sensus Ekonomi 2026

Lhokseumawe, 11 Mei 2026 – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe, Sardi, S.E., M.Si., beserta jajaran di Ruang Kerja Wali Kota Lhokseumawe, Senin (11/05/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Asisten II Setdako Lhokseumawe, serta Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPS Kota Lhokseumawe menyampaikan agenda pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan secara nasional, termasuk strategi pendataan dan penguatan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe agar data yang dihasilkan lebih akurat dan komprehensif. Selain itu, BPS juga memaparkan program Desa Cinta Statistik (Cantik) sebagai upaya memperkuat literasi serta pengelolaan data berbasis gampong.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe bersama jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe menyambut baik agenda tersebut serta menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan penguatan ekosistem data di daerah.

Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menegaskan bahwa data yang akurat dan terintegrasi menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, Pemerintah Kota Lhokseumawe siap bersinergi dengan BPS guna menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Kami menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan siap mendukung penuh seluruh proses pendataan yang dilakukan BPS. Data yang valid dan berkualitas sangat penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Ia juga berharap kolaborasi antara BPS dan Pemerintah Kota Lhokseumawe dapat terus diperkuat, termasuk melalui program Desa Cinta Statistik (Cantik), sehingga pengelolaan data di tingkat gampong semakin baik dan mampu mendukung pembangunan berbasis data yang tepat sasaran. (Roma)