BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., melakukan audiensi bersama PT Bank Aceh Syariah dalam rangka membahas rencana penerapan aplikasi Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO) di Kota Lhokseumawe. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Integritas, Kantor Pusat Bank Aceh, Banda Aceh, Kamis (24/9/2026). Dalam audiensi itu, Sekda didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Lhokseumawe, Teguh Heriyanto, S.STP., M.S.P., serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperkuat koordinasi dengan sektor perbankan, khususnya dalam mendukung pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital. Pembahasan difokuskan pada berbagai aspek teknis penerapan aplikasi QRESTO, termasuk mekanisme sistem, kebutuhan daerah, serta pola koordinasi yang diperlukan agar penerapannya dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemanfaatan sistem digital dalam pengelolaan pajak daerah dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas proses administrasi dan pemungutan pajak. Melalui sistem yang terintegrasi, proses pencatatan, pemantauan, hingga pengelolaan transaksi diharapkan dapat dilakukan secara lebih tertib dan efisien. Digitalisasi juga diharapkan dapat mendukung tersedianya data yang lebih akurat sehingga pemerintah daerah memiliki dasar yang lebih baik dalam melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penerimaan pajak daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Bank Aceh Syariah juga membahas pentingnya kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta koordinasi antarinstansi dalam mendukung implementasi QRESTO. Sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perbankan diperlukan agar penerapan sistem tidak hanya berorientasi pada aspek teknologi, tetapi juga mampu memberikan kemudahan dalam proses pengelolaan dan pelayanan yang berkaitan dengan pajak daerah.
Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, termasuk pada sektor pengelolaan pendapatan daerah. Melalui kerja sama dan koordinasi dengan PT Bank Aceh Syariah, penerapan QRESTO diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam mewujudkan pengelolaan pajak daerah yang lebih terintegrasi, efektif, transparan, dan akuntabel. Upaya tersebut sekaligus mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Lhokseumawe.
.png)