LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui peningkatan kapasitas dan pemberdayaan pilar-pilar sosial di tingkat masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pemberdayaan Masyarakat terhadap Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Kota Lhokseumawe yang dibuka oleh Plt. Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Lhokseumawe, Mirdha Ihsan, S.STP., di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, para camat, jajaran Dinas Sosial, serta para peserta sosialisasi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan masyarakat menghadapi berbagai risiko bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Melalui sosialisasi tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan, upaya pengurangan risiko bencana, serta peran aktif masyarakat dalam mendukung proses penanganan bencana, mulai dari tahap pencegahan, kesiapan menghadapi keadaan darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana. Dalam hal ini, pilar-pilar sosial diharapkan mampu menjadi penggerak di lingkungan masing-masing dengan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi risiko bencana, mendorong terbentuknya kepedulian sosial, serta membantu menyampaikan informasi yang dibutuhkan ketika terjadi situasi darurat. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai, masyarakat diharapkan tidak hanya mampu melindungi diri dan keluarga, tetapi juga berperan dalam membantu warga lain yang membutuhkan pertolongan.
Selain meningkatkan kapasitas individu, kegiatan ini juga mendorong penguatan koordinasi dan kerja sama antara pemerintah daerah, perangkat kecamatan, pilar-pilar sosial, serta masyarakat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. Sinergi antarpihak diperlukan agar upaya mitigasi, penyampaian informasi kebencanaan, proses evakuasi, serta pendampingan terhadap masyarakat terdampak dapat dilaksanakan secara lebih terarah, cepat, dan terpadu. Perhatian khusus juga diperlukan bagi kelompok rentan agar penanganan bencana dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara optimal.
Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi potensi bencana semakin meningkat. Penguatan kesiapsiagaan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih tangguh, meningkatkan kemampuan dalam menghadapi keadaan darurat, serta meminimalkan risiko dan dampak bencana. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat, Kota Lhokseumawe diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan kebencanaan demi melindungi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
.png)