Lhokseumawe — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH.,MH. menegaskan komitmennya membangun birokrasi profesional dan berbasis merit dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kompeten untuk mengisi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.
Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel gabungan ASN di Lapangan Hiraq, Senin pagi (30/3/2026). Dalam arahannya, ia mengakui kinerja pemerintahan selama kurang lebih satu tahun kepemimpinannya belum optimal dan perlu dipercepat melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita harus jujur bahwa kinerja kita belum maksimal. Karena itu, saya membutuhkan orang-orang yang benar-benar mau bekerja, memiliki kapasitas, dan berani bertanggung jawab,” kata Sayuti.
Ia memastikan ke depan tidak ada lagi pengisian jabatan berdasarkan kedekatan personal. Seluruh proses akan dijalankan secara terbuka, transparan, dan berbasis kompetensi.
“Jabatan ini terbuka dan masih banyak yang kosong. Siapa pun ASN yang memiliki kemampuan dan kreativitas tinggi, silakan melamar,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Lhokseumawe membuka kesempatan bagi ASN untuk mengisi jabatan eselon IV, III, hingga II melalui mekanisme seleksi berbasis kinerja dan kompetensi. Untuk jabatan administrator dan pengawas (eselon III dan IV), seleksi dilakukan secara internal, sedangkan jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) melalui seleksi terbuka (job fit) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Silakan ajukan diri dan tunjukkan kapasitas saudara. Kita ingin menempatkan orang pada posisi yang tepat,” imbuhnya.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan bagian dari percepatan reformasi birokrasi sekaligus upaya membangun budaya kerja yang sehat, kompetitif, dan berorientasi pada hasil. Ia juga mendorong ASN yang memiliki potensi untuk berani mengambil peran kepemimpinan serta tidak hanya menunggu kesempatan.
“ASN yang memiliki kemampuan harus berani maju dan mampu menunjukkan kinerja yang cepat, responsif, serta berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe diharapkan mampu menghadirkan birokrasi yang lebih dinamis, adaptif, dan profesional dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
.png)