Wali Kota dan Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2

Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. bersama Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Lhokseumawe di Sekolah Rakyat Lhokseumawe, Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat secara nasional yang dilaksanakan secara virtual oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf. Kehadiran Wali Kota dan Bunda PAUD menjadi wujud dukungan Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap pelaksanaan program strategis nasional yang bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas komitmennya menghadirkan Program Sekolah Rakyat, kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia selaku penyelenggara Program Sekolah Rakyat, Kementerian Pekerjaan Umum yang telah membangun fasilitas Sekolah Rakyat Lhokseumawe, serta KSO PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku pelaksana pembangunan yang telah menghadirkan fasilitas pendidikan yang lengkap, modern, dan siap difungsikan.

Wali Kota menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Menurutnya, negara hadir memberikan layanan pendidikan secara gratis yang didukung berbagai fasilitas penunjang, mulai dari makanan bergizi, layanan kesehatan, perlengkapan sekolah, asrama, hingga dukungan pembelajaran berbasis teknologi, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi tanpa terkendala kondisi sosial maupun ekonomi. Ia juga mengajak seluruh peserta didik mengikuti MPLS selama 14 hari dengan penuh semangat, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab sebagai bekal meraih masa depan.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Lhokseumawe membuka 9 rombongan belajar dengan total 268 peserta didik, terdiri atas 88 siswa jenjang SD, 90 siswa jenjang SMP, dan 90 siswa jenjang SMA. Wali Kota turut berpesan kepada para guru dan tenaga kependidikan agar terus membimbing para siswa dengan dedikasi dan kasih sayang, sehingga Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Lhokseumawe mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus menjadi kebanggaan keluarga, daerah, dan bangsa, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.