LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe membuka ruang bagi mahasiswa Universitas Malikussaleh (UNIMAL) untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., menerima massa aksi mahasiswa di depan Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Senin (21/9/2026). Melalui Sekda, Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa dirinya akan menemui langsung mahasiswa dalam minggu ini setelah menyelesaikan tugas kedinasannya di Banda Aceh.
Penerimaan massa aksi tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam membangun komunikasi terbuka dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa sebagai kelompok intelektual dan mitra kritis pemerintah. Dalam kesempatan itu, Sekda A. Haris bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait hadir untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan, masukan, dan tuntutan yang disampaikan mahasiswa. Pemerintah Kota Lhokseumawe memberikan ruang dialog agar aspirasi yang disampaikan dapat dipahami secara menyeluruh serta menjadi bahan perhatian dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa tersebut menyampaikan sejumlah aspirasi, antara lain evaluasi kinerja Pemerintah Kota Lhokseumawe, pencairan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, perbaikan fasilitas umum, investigasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), serta transparansi keuangan daerah.
Berbagai aspirasi tersebut mencakup sejumlah aspek yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan, kesejahteraan aparatur, penanganan dampak bencana, kualitas fasilitas publik, pelaksanaan program pemerintah, serta keterbukaan pengelolaan keuangan daerah. Penyampaian aspirasi secara langsung diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengidentifikasi persoalan yang menjadi perhatian masyarakat dan mendorong adanya tindak lanjut sesuai kewenangan, ketentuan, serta mekanisme yang berlaku. Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui jajaran terkait akan menampung dan mencermati setiap masukan yang disampaikan sebagai bagian dari proses komunikasi dan evaluasi pemerintahan.
Kehadiran Sekda bersama jajaran Kepala OPD terkait dalam menerima dan menampung aspirasi mahasiswa menjadi bagian dari ruang komunikasi yang dibuka Pemerintah Kota Lhokseumawe. Kesiapan Wali Kota untuk menemui langsung mahasiswa setelah menyelesaikan tugas di Banda Aceh turut menunjukkan keterbukaan Pemko Lhokseumawe dalam menerima aspirasi dan membangun komunikasi secara langsung dengan mahasiswa.
Rencana pertemuan langsung antara Wali Kota dan mahasiswa dalam minggu ini diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk membahas berbagai aspirasi secara lebih mendalam. Melalui dialog tersebut, pemerintah dan mahasiswa dapat menyampaikan penjelasan, mengklarifikasi persoalan, serta mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan terhadap isu-isu yang menjadi perhatian bersama. Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mendorong penyampaian aspirasi secara konstruktif sebagai bagian dari kehidupan demokrasi dan upaya memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Pemko Lhokseumawe menegaskan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan keterbukaan dalam merespons berbagai masukan publik. Aspirasi mahasiswa akan menjadi bagian dari perhatian pemerintah sesuai dengan kewenangan dan prosedur yang berlaku, dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta keberlanjutan penyelenggaraan pelayanan pemerintahan di Kota Lhokseumawe.
.png)