Peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk memastikan anak-anak mendapatkan fondasi pendidikan yang baik sejak usia dini.
Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, saat melakukan kunjungan ke satuan pendidikan di Kota Lhokseumawe dalam rangka memperingati Hardikda Aceh ke-67, Rabu (2/9/2026).
Ny. Yulinda mengatakan, pendidikan anak usia dini merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan tidak cukup hanya diberikan ketika anak memasuki jenjang sekolah dasar, tetapi perlu dimulai sejak usia dini.
“Pendidikan anak dimulai sejak dini. Karena itu, mari kita bersama-sama memberikan perhatian dan pendampingan terbaik agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujar Ny. Yulinda.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui kunjungan tersebut, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe juga mendorong satuan pendidikan untuk terus menghadirkan proses pembelajaran yang menyenangkan serta sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak.
Ia menilai, suasana belajar yang positif akan membantu anak mengembangkan berbagai potensi, sekaligus membangun karakter, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, dan rasa percaya diri sejak dini.
“Anak-anak kita hari ini adalah generasi yang akan melanjutkan pembangunan Aceh di masa depan. Maka, investasi yang paling penting adalah memastikan mereka mendapatkan pendidikan dan pengasuhan yang berkualitas sejak awal,” katanya.
Ny. Yulinda juga mengajak orang tua untuk tidak menyerahkan seluruh tanggung jawab pendidikan kepada sekolah. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak.
“Sekolah memberikan pendidikan, tetapi keluarga memberikan keteladanan. Keduanya harus berjalan bersama,” ujarnya.
Peringatan Hardikda Aceh ke-67 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus melakukan langkah nyata dalam memperkuat ekosistem pendidikan.
Bunda PAUD Kota Lhokseumawe mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hardikda sebagai kesempatan untuk memperkuat kolaborasi dan memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pendidikan anak usia dini.
“Selamat Hardikda Aceh ke-67. Mari kita mulai dari anak-anak kita hari ini untuk menyiapkan generasi Aceh yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” pungkas Ny. Yulinda.
.png)