Lhokseumawe - Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah Anak di TK IT Al Bayhaqi, Sabtu pagi (1/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dalam mendorong penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) melalui lingkungan pembelajaran yang ramah anak, sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD tidak hanya meninjau kegiatan MPLS, tetapi juga berinteraksi langsung dengan peserta didik baru melalui aktivitas edukatif yang dikemas secara menyenangkan.
Dalam interaksi bersama anak-anak, Bunda PAUD mengajak peserta didik mengenal berbagai jenis sayuran dan membicarakan manfaat makanan bergizi bagi kesehatan serta pertumbuhan. Anak-anak juga diperkenalkan dengan kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan setiap hari, seperti mencuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan diri, serta membiasakan mengonsumsi makanan sehat. Pendekatan bermain sambil belajar digunakan agar pesan mengenai pentingnya gizi dan kesehatan dapat diterima anak dengan cara yang sesuai dengan karakteristik pendidikan anak usia dini.
Bunda PAUD Kota Lhokseumawe juga menekankan bahwa masa MPLS merupakan momentum penting untuk membangun pengalaman awal yang positif bagi anak ketika mulai mengenal lingkungan sekolah. Selain mengenalkan guru, teman, ruang belajar, dan berbagai aktivitas di satuan pendidikan, MPLS dapat dimanfaatkan untuk menanamkan kebiasaan baik yang menjadi bagian dari kehidupan anak sehari-hari. Pembiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan MPLS, tetapi terus diterapkan dalam proses pembelajaran dan kehidupan anak di sekolah maupun di rumah.
Menurut Ny. Yulinda Sayuti, penerapan PAUD Holistik Integratif tidak hanya berkaitan dengan aspek pendidikan, tetapi mencakup pemenuhan berbagai kebutuhan esensial anak secara menyeluruh, termasuk kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, kesejahteraan, serta pembentukan karakter. Karena itu, satuan PAUD memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal sejak usia dini. Pembiasaan mengonsumsi makanan bergizi, mengenal sayur dan buah, menjaga kebersihan, serta menerapkan pola hidup sehat merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe turut mendorong para guru agar terus menghadirkan pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan dengan tetap memperhatikan kebutuhan tumbuh kembang anak. Menurutnya, pendidikan anak usia dini tidak semata-mata berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga perlu membangun karakter, kemandirian, kebiasaan hidup sehat, kemampuan bersosialisasi, serta rasa percaya diri anak. Hal tersebut membutuhkan keterlibatan bersama antara satuan pendidikan, guru, orang tua, pemerintah, dan seluruh pihak yang memiliki perhatian terhadap pendidikan anak usia dini.
Bunda PAUD juga mengajak orang tua untuk melanjutkan pembiasaan yang dilakukan di sekolah di lingkungan keluarga. Pengenalan makanan bergizi, kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan, serta membangun pola hidup sehat perlu dilakukan secara konsisten agar menjadi bagian dari keseharian anak. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga dinilai penting karena keberhasilan PAUD Holistik Integratif sangat bergantung pada kesinambungan layanan dan pembiasaan yang diterima anak, baik di lingkungan pendidikan maupun di rumah.
Melalui kunjungan tersebut, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe berharap pelaksanaan MPLS di setiap satuan PAUD dapat menjadi awal yang baik dalam membangun lingkungan pendidikan yang ramah anak sekaligus memperkuat penerapan PAUD Holistik Integratif. Dengan pembiasaan yang dilakukan sejak dini secara konsisten dan menyenangkan, anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, mandiri, berkarakter, serta memiliki kebiasaan positif yang mendukung perkembangan mereka pada tahap pendidikan selanjutnya.(Roma)
.png)