Perkuat Perlindungan Pekerja, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Buka Rapat Monev Kepesertaan Jaminan Sosial Ekosistem Desa

Lhokseumawe, 10 Maret 2026 – Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Ekosistem Desa yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Selasa (10/03). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, SE.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi serta mengevaluasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di tingkat desa atau gampong. Monitoring ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program perlindungan sosial bagi para pekerja, khususnya pekerja rentan di desa, dapat berjalan optimal.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Husaini menegaskan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk perlindungan negara bagi para pekerja agar mereka memiliki rasa aman dalam menjalankan aktivitasnya.

“Program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk perlindungan negara kepada para pekerja. Perlindungan ini sangat penting, khususnya bagi para pekerja di tingkat desa yang selama ini menjadi bagian penting dalam roda pembangunan daerah,” ujar Husaini.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut sejalan dengan target Universal Coverage Jamsostek yang tertuang dalam RPJMK Kota Lhokseumawe Tahun 2025–2029, di mana pada tahun 2026 pemerintah menargetkan capaian kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 48,65 persen.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, pemerintah daerah bersama BPJS Ketenagakerjaan dapat melihat secara langsung sejauh mana implementasi program di tingkat desa telah berjalan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Husaini juga berharap para camat, keuchik, serta bendahara gampong dapat berperan aktif dalam mendukung program ini dengan memastikan aparatur desa maupun pekerja rentan di wilayahnya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan rapat monitoring dan evaluasi tersebut turut dihadiri oleh Pts. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lhokseumawe Ibu Syarifah Mirazona, Asisten I Setdako Lhokseumawe, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG), para camat, serta para geuchik di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. (Rara)