Lhokseumawe - Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) ke-24 resmi dibuka di Lapangan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat. Acara yang diikuti oleh kwartir dari 18 kabupaten/kota se-Provinsi Aceh ini berlangsung dengan khidmat. Pembukaan yang semula dijadwalkan akan dilakukan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, harus diwakili oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P, pada Kamis (14/03/2025).
Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembukaan acara disusul dengan penampilan seni tradisional berupa Rapai yang dipimpin oleh seniman Aceh, Cheh Masri RP. Selanjutnya peserta kwartir dari 18 kabupaten/kota juga disambut dengan tradisi Peusijuk, sebagai simbol doa dan harapan agar acara berlangsung dengan lancar dan sukses.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Lhokseumawe, Maxalmina, S.Hi., M.H, mengungkapkan rasa bangganya, Kota Lhokseumawe dapat berpartisipasi dalam ajang yang sarat nilai religius ini. "Musabaqah Tunas Ramadhan bukan hanya tentang lomba, tetapi juga tentang membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan mencintai agama, khususnya Al-Qur’an," ujar Maxalmina.
Dalam kesempatan tersebut, Maxalmina, mengatakan mendukung penuh peserta Kwarcab Kota Lhokseumawe, ia juga berpesan agar peserta dapat membawa harum nama Kota Lhokseumawe. Maxalmina dorong peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki.
"Kami merasa sangat terhormat dapat mengikuti ajang ini, semoga acara ini memberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, kita disini tidak hanya sekedar untuk berlomba, akan tetapi MTR ini juga bisa menjadi wadah untuk serta mempererat tali persaudaraan antar kabupaten/kota se-Provinsi Aceh," katanya.
Tema yang diusung pada MTR ke-24 kali ini adalah "Alquran Perekat Silaturahmi, Pramuka sebagai Teladan Akhlak di Era Digital." Wali Kota Lhokseumawe menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai teladan dalam memegang teguh nilai-nilai agama, baik di dunia nyata maupun di dunia digital. "Di era serba digital ini, kita menghadapi tantangan besar seperti narkoba, pergaulan bebas, dan perilaku negatif lainnya yang merusak moral generasi muda. Pramuka harus menjadi pelopor dalam memerangi hal-hal tersebut dan menjaga generasi muda agar tetap berada di jalur yang benar," tegas Maxalmina.
Disamping itu, Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., sebagai tuan rumah berharap seluruh peserta dapat menikmati suasana Aceh Barat yang ramah dan nyaman, serta membawa pulang pesan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini, termasuk panitia, peserta, pendamping, dan masyarakat setempat.
"Selamat mengikuti Musabaqah Tunas Ramadhan ke-24. Jadilah generasi yang berakhlak mulia, berbudi, dan memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara," ucap Tarmizi.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan yang kuat, MTR ke-24 diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk terus mengasah kemampuan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari. (RM)