LHOKSEUMAWE – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menghadiri kegiatan Pembinaan Merangkai Ranub Hias bagi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Lhokseumawe yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu (16/9/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh DWP Kota Lhokseumawe tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kreativitas dan keterampilan anggota, sekaligus memperkuat apresiasi terhadap seni dan tradisi budaya Aceh.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DWP Kota Lhokseumawe, Ny. Rosnita A. Haris, bersama jajaran pengurus dan anggota DWP. Kehadiran Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe dalam kegiatan ini mencerminkan dukungan terhadap berbagai program pemberdayaan perempuan yang dilaksanakan melalui kegiatan organisasi, khususnya dalam pengembangan keterampilan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
Dalam pelaksanaan pembinaan, para peserta mengikuti praktik merangkai ranub hias dengan memperhatikan unsur keindahan, kerapian, serta nilai-nilai budaya Aceh. Melalui praktik secara langsung, anggota DWP memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kreativitas, mempelajari teknik penataan ranub, dan meningkatkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan organisasi maupun acara resmi.
Ranub memiliki kedudukan penting dalam tradisi masyarakat Aceh dan kerap digunakan dalam berbagai kegiatan adat serta penyambutan tamu. Penyajiannya tidak hanya mengandung unsur estetika, tetapi juga mencerminkan nilai penghormatan, keramahan, dan kearifan lokal. Oleh karena itu, pembinaan merangkai ranub hias menjadi salah satu sarana untuk menjaga keberlanjutan keterampilan budaya agar tetap dikenal dan dikembangkan oleh masyarakat.
Ny. Yulinda Sayuti memberikan perhatian terhadap pentingnya kegiatan yang mendorong pengembangan kreativitas dan keterampilan anggota organisasi perempuan. Kegiatan pembinaan seperti ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kemampuan, mempererat silaturahmi, serta membangun semangat kebersamaan di antara anggota DWP Kota Lhokseumawe. Selain itu, keterampilan yang diperoleh juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai agenda organisasi dan kegiatan pemerintahan daerah.
Pelestarian budaya lokal membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan, termasuk melalui pengenalan dan praktik langsung dalam lingkungan organisasi. Dengan adanya pembinaan merangkai ranub hias, anggota DWP diharapkan dapat turut menjaga nilai-nilai budaya Aceh sekaligus mengembangkan inovasi dalam penyajiannya tanpa menghilangkan karakteristik tradisional yang melekat.
Melalui kegiatan tersebut, DWP Kota Lhokseumawe diharapkan terus berperan dalam mendukung pengembangan potensi anggota melalui program-program yang edukatif, kreatif, dan bermanfaat. Keterampilan merangkai ranub hias yang diperoleh dapat terus dikembangkan dan diterapkan dalam berbagai kegiatan DWP maupun acara resmi di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.
Kegiatan Pembinaan Merangkai Ranub Hias ini menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kreativitas anggota sekaligus mendukung pelestarian budaya Aceh. Sinergi antara TP PKK, DWP, dan berbagai unsur terkait diharapkan dapat terus terjalin guna menghadirkan kegiatan pemberdayaan yang memberikan manfaat bagi anggota organisasi dan masyarakat Kota Lhokseumawe.
.png)