Lhokseumawe – Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 10 Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Jumat, 24 April 2026. Pemantauan dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pemenuhan kebutuhan gizi anak melalui penyediaan makanan bergizi di lingkungan sekolah.
Ny. Yulinda Sayuti mengatakan, pemenuhan gizi merupakan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, pelaksanaan program MBG perlu didukung bersama agar manfaatnya dapat dirasakan anak secara optimal, termasuk melalui perhatian terhadap kualitas makanan, kebersihan, serta pola hidup sehat di lingkungan sekolah.
“Pemenuhan gizi anak tidak hanya berkaitan dengan makanan yang diberikan, tetapi juga bagaimana kita membangun kebiasaan hidup sehat dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Ini membutuhkan dukungan dan keterlibatan bersama,” ujar Yulinda.
Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan peran Bunda PAUD dalam mendorong layanan pendidikan anak yang berkualitas dalam kerangka Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI), yang tidak hanya memperhatikan aspek pendidikan, tetapi juga kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, dan perlindungan anak.
Pemantauan pelaksanaan MBG juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung kebutuhan anak. Kemitraan lintas pemangku kepentingan diperlukan agar berbagai program yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan dan gizi dapat berjalan secara terpadu.
“Bunda PAUD terus mendorong agar semua pihak mengambil peran dalam mendukung program-program yang berpihak pada anak. Sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam memastikan anak mendapatkan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan yang baik,” katanya.
Yulinda menambahkan, lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan ramah anak menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan layanan anak. Dukungan terhadap pemenuhan gizi melalui MBG diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan layanan pendidikan dan kesehatan anak di Kota Lhokseumawe.
“Harapannya, program seperti ini terus mendapat dukungan dan dilaksanakan dengan baik, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kita dan mendukung mereka untuk tumbuh sehat, aktif, dan siap mengikuti proses pembelajaran,” tutupnya.
.png)